Black Angel (Part 3-END)

Author      : Sung Rae In

Title          : Black Angel

Cast          : Cho Kyuhyun, Kim Taeyeon, Oh Sehun, other cast

Genre        : Romance, Friendship

Rating       : PG-17

 

*Warning! Bagi anda yang masih belum cukup umur, harap skip part NCnya atau jangan di skip NCnya-_-*

 

————————————————————————————————————————

Taeyeon POV

“Ya! Kau! Mau kemana?” Teriakku kepada Kyuhyun yang berada didepan pintu apartemenku.

Ia membalikkan badannya dan memasang ekspresi orang yang kebingungan mencari jawaban. “Nggg… Aku… ingin kerumah Eun… Jinki.” Jawabnya sambil menggaruk kepalanya. Aku curiga ia ingin pergi kerumah Eunhyuk -_-

“Ada perlu apa kau dengannya?” Tanyaku kepadanya.

“Aku ingin membantunya memakan ayam yang dia beli sebanyak 2 ember.”

“Jinjja?”

“Ne!”

“Aku tidak yakin dengan jawabanmu yang pertama babo, lebih baik aku ikut denganmu dan membantu memakan ayam yang dibeli Jinki saja. Kau tunggu aku sebentar! Aku ingin ganti baju dulu. Ara?” Namja itu mengangguk pasrah, aku tau namja ini ingin pergi kerumah Eunhyuk untuk menonton video Yadong terbarunya.

“Taeng!!!” Sepertinya aku kenal dengan suara itu. Tapi, siapa?

“Taeng, apakah itu temanmu?” Tanya Kyuhyun.

“Mollayo. Kita tunggu saja disini sampai ia mendatangiku.” Aku berhenti dipojokan gang dan menunggu orang yang memanggil namaku tadi untuk datang ketempatku.

“Taeng! Aku ingin mengajakmu ke mall ini karena aku mendapatkan voucher makan gratis di Pizza Hut!” Ternyata Tiffany yang memanggil namaku tadi? #Amnesia Tiffany menyodorkan 2 voucher itu kepadaku. Pizza hut katanya!?

“MWO!? JINJJA!? AYO KITA PERGI KESANA SEKARANG JUGA FANY!!!” Aku menarik lengan Tiffany dan meninggalkan Kyuhyun sendirian di pojokan gang itu.

“Kau yakin bisa menghabiskan semuanya Fany?” Tanyaku khawatir kepada Tiffany. Ia mengangguk dan melanjutkan memakan pizza yang berada ditangan kanannya.

“Khaw chephat mawkawn Pizzwanya! Khalaw twidwak, awkan kuhabiskan semuanya! (Kau cepat makan Pizzanya!)” Dasar rakus! Aku pun mengambil 1 potong pizza didepanku lalu memakannya.

Hmm… Enak juga, pantas saja Fany makan 4 potong dan aku disisakan 3 potong olehnya! Ikhlaskan saja Taeyeon. Lagipula, Tiffany juga kan yang memberiku voucher gratis? Jadi terserah dia mau makan berapa potong Pizza yang dipesannya.

“Huaaaaa! Aku tidak kuat berjalan Taeng!” Rengek Tiffany kepadaku.

“Itu salah sendiri kau memakan 9 potong Pizza!” Tiffany menatapku dengan tatapan sok imutnya.

“Kali ini apa huh? Kau ingin aku menggendongmu di mall ini!?” Dengan terpaksa aku membantunya jalan, bukan menggendongnya. “Kajja pulang Fany! Aku malas berlama-lama disini!” Aku berjalan keluar pintu mall itu dan…

BRUKK!!

“Kalau jalan hati-hati dong!” Teriakku didepan… Sehun!?

“Noona? Mianhae noona, aku terburu-buru ingin membeli kacamata di Why Style. Sini biar kubantu noona berdiri.” Tawar Sehun kepada kami berdua.

“Tidak usah Sehun. Kau bantu berdiri yeoja disampingku saja.” Aku menolak tawaran Sehun dan membedirikan tubuhku sendiri tanpa bantuannya. Sehun pun langsung membantu Tiffany berdiri dan…

“KYAAAA!! NAMJA INI MANIS SEKALI TAEYEON!! SIAPA NAMAMU!?” Tiffany langsung kegirangan menanyakan nama Sehun.

“Cho Sehun imnida.” Sehun tersenyum kepada Tiffany dan malah membuat Tiffany semakin klepek-klepek(?) olehnya.

“Tiffany! Kajja pulang! Ini sudah malam. Kau mau kulaporkan oleh namjachingumu karena kau mendekati namja lain!?” Ancamku kepada Tiffany yang sedari tadi nempel dibahu Sehun.

“MWO!? JEBAL TAEYEON! ANDWAEEE!!!” Tiffany memohon-mohon padaku sampai-sampai ia memeluk kakiku.

“Lepaskan atau laporkan!?”

“Baiklah Taeng! Kajja pulaaaaaaaaang!!!” Sekarang gantian, Tiffany menarik lengan kananku untuk segera pulang tapi lengan kiriku ditahan oleh Sehun.

“Noona, bolehkah besok kau datang kerumahku? Alamatku disini ******. Aku ingin memberi sesuatu kepada noona. Wajib datang ya noona!” Kata Sehun sambil tersenyum. Aku hanya menggangguk sambil membalas senyumannya dan mengikuti arah Tiffany berjalan.

“Apartemenku belok kanan babo, bukan kiri!”

“Oh iya, kita kan beda apartemen! Aku pulang duluan ya! Jaljayo!”

Aku melihat sepatu Kyuhyun sudah tersusun rapi didalam rak sepatu di ruang tamuku. Tumben namja setan ini cepat pulang? Biasanya pulang diatas jam 1 malam. Haah, biarlah aku tidak peduli. Aku ingin segera beristirahat dikamarku.

“Ssssh… Oohhhh…” Sejak kapan diapartemenku ada suara desahan seperti itu? Sepertinya Kyuhyun sedang menonton video yadongnya dengan volume tinggi? Aku berjalan menuju pintu kamar Kyuhyun. Semakin aku mendekat ke arah kamarnya, semakin jijik aku mendengar desahan di video yadongnya itu!

Aku mengetuk pintu kamarnya berkali-kali dan hasilnya tak ada jawaban. Aku pun memutuskan untuk membuka gagang pintunya dan… mwo? Pintunya tidak dikunci? Aku mendobrak pintu kamarnya dengan keras.

“YA, CHO KYUHYUN! AKU TAHU KAU ADALAH SEORANG YADONGERS! TAPI JIKA KAU MENONTON VIDEO YADONG DI APARTEMENKU, TOLONG VOLUMENYA DIKECILKAN!!!” Teriakku didalam kamarnya. Aku melihat Kyuhyun kaget mendengar teriakanku tadi dan langsung menutup layar laptopnya tanpa dimatikannya.

“Jeongmal mianhae Taeng, aku lupa. Hehe..” Ia mengucapkannya sambil cengar-cengir. Huh! Dasar! Aku ingin tidur, lelah…

“Taeng! Tunggu di depan pintu dan jangan kemana-mana!” Kyuhyun memerintahkanku untuk diam didepan pintu kamarnya.

“Kau ngantuk kan?” Tanyanya.

“…”

“Coba kau balikkan tubuhmu. Jebal.” Aku pun membalikkan tubuhku dan… namja ini tiba-tiba menempelkan bibirnya kebibirku lalu melumatnya! Kyuhyun pun mendorong tubuhku sampai membentur pintu kamar luarku.

“Mmmmhh!!!” Aku mendorong tubuhnya dengan sekuat tenagaku. Sial! Usahaku sia-sia. Kyuhyun semakin melumat bibirku dengan lembut dan penuh nafsu. Entah setan apa yang merasuki tubuhku, aku merespon ciumannya yang penuh nafsu ini.

Tiba-tiba, Kyuhyun melepaskan ciumannya dan menatapku dalam-dalam. “Inikah rasanya berciuman? Kenapa begitu memabukkan?” Ia menjilat bibir bagian atasnya.

Aku hanya menundukkan wajahku menahan malu dan mengepal tanganku karena emosi. Ini benar-benar keterlaluan! Dasar yadong!!

“Cho Kyuhyun… Kau… telah merebut First Kissku!!!” Aku memukul dadanya berkali-kali dan dibalas oleh Evil smirknya.

“Ya! Kau tahu, aku juga melakukan First Kissku denganmu.” Ia langsung menahan tanganku yang sedari tadi memukul dadanya dan menatap mataku lagi dengan tatapan Evilnya.

“Lihat! Wajahmu berubah menjadi merah sekali!” Kulihat wajahnya ia seperti menahan tawa.

“Ya—“ Tiba-tiba jari telunjuknya menempel dibibirku.

“Sssh… Besok kan hari minggu, lebih baik kau beristirahat saja Taeng. Kita kan seharian bersekolah dan jam istirahat hanya 2 jam saja selama 6 hari.” Ia meninggalkanku didepan pintu kamarku lalu pergi ke kamarnya dan aku juga segera masuk kamar untuk berbaring di ranjangku.

Dasar nappeun namja!! Awas saja kau CHO KYUHYUN!!!

Author POV

Hari minggu yang cerah, dimana semua warga Seoul menikmati libur kerjanya dan bersantai di rumah mereka masing-masing. Sedangkan Taeyeon? Yeoja itu selalu membersihkan apartemennya setiap hari minggu dan Kyuhyun? Ia sama sekali tidak pernah membantu Taeyeon dan selalu tidur nyenyak sambil mendengkur keras dikamarnya.

“Taengie, aku ingin pergi kerumah… Nggg… Siwon dulu ya?” Tanya Kyuhyun tiba-tiba kepada Taeyeon. Taeyeon berhenti  melakukan aktifitas menyapunya dan berbalik menatap Kyuhyun heran karena tidak percaya dengan namja setan yang biasanya selalu bangun jam 2 siang saat hari minggu.

“Mwo!? Tumben sekali kau bangun jam 7 pagi!? Ada apa denganmu?” Tanya Taeyeon sambil menepuk pipi kanan Kyuhyun berkali-kali.

“Aku ingin mengajak Siwon jalan-jalan dengan yang lainnya, sekalian menginap.” Balas Kyuhyun dengan santai.

“Hmmm… Baiklah. Tapi kau harus membantuku membersihkan apartemenku!” Taeyeon menyerahkan sapu ke Kyuhyun dan pergi ke dapur untuk membuatkan makanan untuk mereka berdua.

Kyuhyun langsung menggunakan kekuatan sihirnya untuk membersihkan apartemen Taeyeon yang kotor itu.

“Taengie!!” Panggil Kyuhyun di ruang tamu dan Taeyeon beranjak dari kursi ruang makan dapur lalu berjalan menuju ruang tamu.

“Ada apa eoh?” Tanya Taeyeon malas.

“Sini!” Taeyeon pun akhirnya mendekat ke tempat dimana Kyuhyun berdiri di depan pintu apartemennya.

“Aku pergi kerumah Siwon. Jangan pergi dari apartemen, jangan ada namja yang menyentuh tubuhmu. Kalau kau tidak menuruti perkataanku, kau akan tau akibatnya yeoja chinguku.” Bisik Kyuhyun di telinga Taeyeon yang berada didepannya lalu segera menghilang dari penglihatan Taeyeon.

“APA YANG DIKATAKANNYA TADI!? YEOJA CHINGU!? AKU BUKAN YEOJA CHINGUMU SETAN BABO!!!” Teriakan Taeyeon membuat tetangga di sebelah apartemennya terbangun dan keluar dari rumahnya masing-masing.

“Suara apa tadi barusan?”

“Apakah itu klakson?”

“Ataukah seorang Hulk?”

Taeyeon yang mendengar pembicaraan para tetanganya langsung masuk ke dalam apartemennya dengan cepat.

Taeyeon POV

Semuanya sudah siap… Saatnya pergi ke rumah Sehun! Aku melangkahkan kakiku keluar apartemen dan menyetop taksi di depanku.  Aku sedikit familiar dengan rambutnya… Sehun!? “Ya! Apakah kau Sehun!?” Tanyaku sambil menepuk pundaknya.

“Ne! Wae noona? Apakah noona terkejut melihatku sebagai supir taksi?” Sehun tidak menjawab pertanyaanku, melainkan melontarkan pertanyaan kepadaku.

“Tidak juga. Kajja, antarkan aku kerumahmu sekarang juga.” Balasku dingin. Ia langsung melaju kencang mobilnya dengan cepat.

“Sudah sampai, tunggu sebentar noona. Aku akan bukakan pintunya saja.” Sehun keluar dari mobilnya lalu membukakan pintunya lalu masuk kedalam rumahnya yang lumayan sedang ukurannya.

Aku berjalan menelusuri sudut ruangan ini. Banyak sekali foto Kyuhyun dengan Sehun. Aku baru tau jika anak ini dekat sekali dengan hyungnya. Apa ini? Aku memegang sebuah bingkai yang berisi foto…ku?

“Ah! Noona! Jangan sentuh benda itu!”  Sehun merebut bingkai foto dari tanganku dan memeluknya.

“Siapa itu Sehun? Apakah itu aku?” Tanyaku dengan percaya diri.

“Ani noona. Ini mantan pacarku dulu. Sekarang ia sudah tidak ada di duniaku lagi.” Sehun menundukkan kepalanya sambil memeluk bingkai foto itu erat-erat.

“Kenapa wajahnya mirip sekali denganku?” Tanyaku sekali lagi.

“Mollayo. Astaga! Aku hampir lupa dengan benda yang akan kuberikan untuk noona!” Sehun berlari menuju kamarnya dan aku pun mengikutinya dari belakang.

Kamarnya begitu rapi dan bersih, berbeda jauh dengan hyungnya. Kamarnya berantakan penuh dengan kaset game di lantai dan baju kotornya. Sangat jorok!

“Noona, tutup matamu.” Aku menutup mataku. Tangan Sehun mengulurkan tanganku dan memberi sebuah benda. Perlahan aku membuka mataku dan melihat benda itu. Ternyata ini boneka berbentuk kacang kedelai. Aish, jinjjayo?! Neomu kyeopta! Aku langsung memeluknya kegirangan.

Sehun POV

“Kyaaaaa!!! Jeongmal gomawoyo Sehun-ah!!” Taeyeon noona langsung memeluk tubuhku karena senang mendapatkan boneka itu.

“Tuhan itu sangat adil. Buktinya, dia mengembalikan Soo Bin di hadapanku lagi dan sekarang ia sedang memelukku.” Kataku sambil membalas pelukannya.

Entah setan apa yang merasuki tubuhku, langsung saja kuhempaskan tubuh Taeyeon noona di kasurku dan segera menindihnya. Menempelkan bibirku di bibirnya.

“Mmpph!!” Taeyeon noona memberontak dan ini semakin membuatku bernafsu untuk mendapatkan Taeyeon noona.

Kualihkan ciumanku menuju leher putih Taeyeon noona lalu aku meninggalkan kissmark disitu.

“Park Soo Bin… Saranghaeyo…” Gumamku. Aku melanjutkan aktivitas mengukir kissmark di sekitar lehernya.

“Aku… Aku… Aku… BUKAN PARK SOO BIN!” Aku tersentak kaget dan berhenti melakukan aktivitasku. PLAK! Sebuah tamparan mendarat mulus di pipi kananku.

“Apa maksudmu Sehun-ah memperlakukanku seperti ini!?Apa karena aku mirip sekali dengan mantan kekasihmu!? Kau benar-benar jahat!” Taeyeon noona beranjak dari tempat tidurku lalu pergi meninggalkanku sendirian di rumah ini. Ia langsung melemparkan boneka yang kuberikan tadi menuju arahku. Sungguh! Aku benar-benar menyesal melakukan ini kepada Taeyeon noona!

Author POV

Taeyeon pergi ke kamar mandi untuk mengecek apa yang dilakukan oleh Sehun tadi. Saat berkaca, Taeyeon melepas bajunya dan ia kaget melihat ada tanda bercak merah di lehernya.

 Ia memegang tanda itu dan teringat perkataan Kyuhyun tadi.

‘Jangan pergi dari apartemen, jangan ada namja yang menyentuh tubuhmu. Kalau kau tidak menuruti perkataanku, kau akan tau akibatnya yeoja chinguku.’

“Eotteohke?” Taeyeon memasang bajunya kembali dan ia ingin pergi tidur sekarang juga untuk melupakan kejadian yang tadi.

Keesokan harinya, Taeyeon masih cemas memikirkan kissmark yang dibuat oleh Sehun, dan juga perkataan Kyuhyun kemarin.

BRAK! Kyuhyun mendobrak pintu kelasnya dan berjalan menuju bangku Taeyeon. Semua fans Kyuhyun di dalam kelas berteriak histeris karena baru pertama kali melihat Kyuhyun hanya menggunakan jaket dan celana jeans hitam.

Taeyeon ketakutan menatap mata Kyuhyun yang berwarna merah dan ia semakin meremas kerah bajunya. Kyuhyun melepaskan tangan Taeyeon dari kerah bajunya dan membuka paksa kancing bajunya yang paling atas. Memperlihatkan sebuah kissmark yang semakin membuat Kyuhyun marah.

“Mi… mian… mianhae… Kyuhyun…” Kyuhyun menarik paksa lengan Taeyeon keluar dari kelas.

‘Mungkinkah Kyuhyun tau tentang Kissmark ini?’ batin Taeyeon.

“Kyaaaa!!” Kyuhyun menghempaskan tubuh Taeyeon dengan kasar ke ranjangnya. Kyuhyun mulai menindih tubuh Taeyeon, menahan kedua tangannya di atas kepala yeoja itu dengan tangan kirinya lalu mencium bibirnya dengan ganas.

“Mmmmppphhh!!!” Kyuhyun tidak memberikan kesempatan Taeyeon untuk bernafas. Bosan dengan bibir Taeyeon, Kyuhyun beralih menuju leher putih Taeyeon. Menghisap lehernya dengan kuat dan oenuh nafsu. “Ssshhh… Aaaahhh… Kyuhyun… Hentikan…” Taeyeon mengeluarkan desahannya yang tidak karuan sekaligus geli karena perlakuan dari Kyuhyun.

Kyuhyun berhenti melakukan aktivitasnya di leher putih Taeyeon. Ia merobek baju seragam Taeyeon sekaligus bra-nya dan meremas kedua payudaranya yang kenyal juga berukuran pas untuk tangannya(?).

“Aaaah… Hentikan Kyu… Jebal…” Mohon Taeyeon kepada Kyuhyun. Kyuhyun tidak merespon perkataan Taeyeon. Dihisapnya payudara Taeyeon dengan kuat seperti bayi yang sedang kehausan. Tangan kanannya masih meremas payudaranya sambil mencubit nipplenya dengan gemas.

“Nggghh… Jebal Kyu…” Semakin Taeyeon memohon untuk mencoba menghentikan Kyuhyun, semakin namja itu menyiksa Taeyeon. Kyuhyun semakin menurunkan kepalanya menuju miss-v Taeyeon. Pertama yang dilakukannya adalah mengelus permukaan miss-vnya dibalik celana dalamnya dengan tangannya.

“Aaahhh… Geli Kyu… Ssshh…” Karena sudah tidak tahan lagi, Kyuhyun melepaskan jaketnya dan memperlihatkan tubuhnya yang putih, dada yang bidang, dan sebuah abs yang hampir terbentuk sempurna. Wajah Taeyeon memanas seketika karena baru pertama kalinya ia melihat tubuh Kyuhyun yang sangat sempurna.

Kyuhyun merobek celana dalam Taeyeon dan memperlihatkan miss-vnya yang sudah basah karena rangsangan dari Kyuhyun. “Aaaaahhh… Sssshhhhh…” Kyuhyun membuka paha Taeyeon yang merapat lalu menjilat klitorisnya sambil menghisap kencang miss-vnya. Taeyeon hanya bisa pasrah, tangan kirinya meremas sprei ranjang Kyu dengan kuat dan tangan kanannya menahan kepala Kyuhyun, seolah-olah tidak ingin kepala Kyuhyun menjauh dari miss-vnya.

“Ak..u… kelu…arrr…” Taeyeon mengeluarkan cairannya untuk yang pertama kalinya. Disaat yang bersamaan, Kyuhyun menghisap cairan yang dikeluarkan oleh Taeyeon sampai habis. Tubuh Taeyeon menggelinjang hebat saat Kyuhyun menghisapnya.

Tiba-tiba, Kyuhyun memasukkan 3 jarinya sekaligus ke dalam miss-v Taeyeon dan mengocoknya dengan cepat. “Kyaa!! Appo!! Jebal… Hentikan Kyu…” Teriak Taeyeon karena kaget sambil mengeluarkan air matanya. Kyuhyun melepaskan 3 jarinya dari miss-v Taeyeon lalu menghisap cairannya. Ia langsung menatap Taeyeon yang menangis akibat ulahnya tadi.

Mata Kyuhyun yang sedari tadi berwarna merah, sekarang kembali berwarna coklat tua lagi karena melihat Taeyeon yang menangis.

“Jeongmal… Mianhae, Taengie…” Suara Kyuhyun bergetar dan beranjak dari ranjangnya. Ia berjalan ke arah kamar mandi, ingin menyesali apa yang diperbuatnya tadi kepada yeoja yang sangat dicintainya.

Taeyeon POV

Kuselimuti tubuhku yang naked ini. Aku hanya bisa terbaring lemah di ranjang Kyuhyun dan menangis menyesali kejadian yang kemarin saat Sehun membuat kissmark di leherku.

“Shit! Apa yang kuperbuat kepadanya!? Kenapa aku tidak bisa menahan emosiku tadi!? Cih! Aku benar-benar nappeun namja! Tidak bisa menjaga yeoja yang kucintai! ARRRGHHH!!!”

PRAAANGG!! Aku mendengar suara kaca pecah di dalam kamar mandi. Tangisanku makin menjadi. Aku benar-benar menyesali kedatanganku ke rumah Sehun kemarin!

Kyuhyun keluar dari kamar mandi, tangannya berdarah dan ia berjalan menuju arahku, mengambil jaket yang dilepasnya tadi lalu dipakainya lagi.

“Kyuhyun… Mianhae… Bukannya aku tidak mendengarkan perkataanmu kemarin, tapi… Sehun yang memulainya duluan…” Aku melingkarkan kedua tanganku di perutnya, memeluk erat tubuh Kyuhyun dari belakang dan menangis di punggung Kyuhyun.

“…Jinjjayo? Aku tidak percaya denganmu…” Kata Kyuhyun dengan santai sambil melepas tanganku dari perutnya.

“Kyu…” Kataku lirih. Kenapa… Kenapa kau tidak percaya denganku Kyu?

“Ani, hanya bercanda. Aku percaya denganmu Taengie. Maafkan aku karena tidak bisa menolongmu kemarin dan juga masalah tadi… Aku benar-benar tidak bisa mengontrol diriku Taengie…” Sekarang, gantian Kyuhyun memeluk tubuhku. Aku membalas pelukannya dan memeluknya dengan erat. Aku membenamkan kepalaku di dadanya sambil menangis.

“Uljima Taengie…  Tenang saja, aku akan membalas perbuatan Sehun.” Kyuhyun mengusap air mataku dengan jempolnya.

“Taengie, bolehkah aku pergi keluar?”

“Andwae… Jangan lepas pelukan ini Kyu… Biarkan seperti ini saja…” Mohonku kepada Kyu, ia mengelus puncak kepalaku lalu mencium keningku. Aku lelah, ingin pergi tidur sekarang juga.

Kyuhyun POV

“Taengie? Taengie?” Panggilku kepada Taeyeon. Sepertinya ia tertidur? Perlahan aku melepaskan tangannya dari perutku, mengangkat tubuhnya ala bridal dan membaringkannya di ranjangku. Aku bergegas mengambil baju kaosku di dalam lemari lalu memakainya.

“Kyu… Saranghaeyo…” Barusan dia bilang apa? ‘Saranghaeyo.’ Jinjjayo? Aku yakin, pasti ia sedang bermimpi indah denganku. Aku menyunggingkan Evil Smirkku dan pergi dari apartemen Taeyeon. Kukeluarkan sayap hitamku dari tubuhku dan terbang menuju Sekolahku.

“YA! KELUAR KAU DONGSAENG KURANG AJAR!” Aku menggebrak pintu kelas Sehun. Yeoja di kelas Sehun langsung berteriak histeris. Aku tidak peduli dengan mereka semua. Yang kupedulikan saat ini hanyalah, aku ingin membawa Sehun kembali ke dunia asal kami berdua lagi!

“SEHUN! CEPAT IKUT HYUNG SEKARANG!” Bentakku kepada Sehun. Ia beranjak dari tempat duduknya dan berjalan ke arahku.

“Ada… apa hyung?” Tanyanya polos. Ck, dasar bocah polos! Aku menarik tangan kanannya ke samping kelas dan menggunakan sihir teleportku menuju sebuah hutan yang pohonnya tidak terlalu banyak.

“Aku ingin berbicara denganmu Sehun.” Aku mendekat kearahnya dan menarik kerah bajunya.

“WAEYO KAU TEGA MELAKUKAN HAL SEPERTI ITU KEPADA YEOJAKU HUH?! APA MAUMU SEHUN?!” Teriakku pas di depan wajahnya.

“A…” BUGH! Aku memukul wajahnya dengan tangan kananku. Tubuhnya terhempas jauh dan menabrak sebuah pohon yang sangat besar di hutan ini.

“Hyung… Ingat! Nanti malam, pada jam 9 nanti. Hyung dan kawan-kawan hyung akan kembali ke dunia asal kita lagi, termasuk aku dan Luhan. Luhan akan menggunakan sihir teleport untuk pulang ke dunia kita lagi. Ini perintah appa kita karena kondisi tubuhnya sekarang parah. Ia tidak ingin melihat kita semua tinggal di dunia ini untuk selamanya. Itu membuat kondisi appa yang sekarang makin memburuk karena memikirkan kami semua. Appa ingin mengangkatmu sebagai seorang raja di dunia kita. Jadi hyung, nanti malam kau harus berpisah dengan Taeyeon noona untuk selama-lamanya… Annyeong hyung. Aku kembali ke sekolahku dulu.” Sehun menggunakan sihir teleportnya dan meninggalkanku sendirian di hutan ini. Aku hanya bisa diam mendengar perkataan Sehun. Meninggalkan Taeyeon untuk selama-lamanya??

“SHIREOOOO!!!” Teriakku di dalam hutan ini.

Taeyeon POV

Kyu… Shireo! Jangan tinggalkan aku sendiri… Kyu… Kyu!!! Aku terbangun dari alam mimpiku. “Kyu?” Kataku pelan. Ah, ternyata Kyuhyun tidak meninggalkanku. “Ne? Wae Taengie?” Tanyanya. Ia mengelus rambutku lagi.

“Ini sudah jam berapa?” Tanyaku kepadanya.

“Jam 8.50…”

“Ah! Pasti kau belum makan kan Kyu!?” Tanyaku panik dan segera bangun dari ranjangnya. Ia menarik lengan kiriku dan menarik tubuhku ke dalam pelukannya. Mwo? Ada apa denganmu Kyu?

“Tidak usah Taengie… Aku sudah makan Jjangmyeon buatanku sendiri tadi. Bolehkah aku bertanya satu hal kepadamu Taengie?” Tanyanya.

“Ne?”

“Bagaimana jika kau kehilangan orang yang sangat penting dalam hidupmu? Bahkan orang itu sudah terlanjur mencintaimu?”

“Kenapa kau menanyakan itu kepadaku? Tapi, aku pasti sangat sedih sekali jika kehilangan orang itu.”

“Jinjjayo? Apa kau akan merindukan orang itu?”

“Pasti!”

“Kyuhyun! Kajja!” Teriak Hyukjae di luar apartemenku.

“Ya! Tunggu sebentar monyet!” Balas Kyuhyun.

“Taengie… Mungkin ini waktunya untuk meninggalkanmu untuk selama-lamanya… Mianhae karena aku menanyakan pertanyaan itu kepadamu. Mianhae karena aku tidak bisa menyatakan cintaku kepadamu. Mianhae karena selama ini aku menjadi namja yang nappeun. Jeongmal Saranghaeyo Kim Taeyeon. Di suatu hari nanti, aku pasti akan menemukanmu dan menjadikanmu sebagai yeojachinguku. Ani, bukan seorang yeojachingu. Bahkan bisa menjadi anae-ku. Saranghaeyo Taengie.” Tanpa terasa, aku air mataku keluar dengan derasnya dan membanjiri pipiku. Kyuhyun mempererat pelukannya dan melepaskan pelukan ini secepat mungkin agar tidak ditinggal oleh kawan-kawannya.

“Uljima Taengie… Saat aku kembali ke bumi ini lagi, aku berjanji tidak akan membuatmu menangis!” Kyuhyun mengecup bibirku singkat dan menghapus air mataku. Kyuhyun melangkahkan kakinya ke arah pintu apartemenku, pertanda ia akan meninggalkanku.

“Cho Kyuhyun! Saranghaeyo…”

“Nado saranghaeyo Taengie…” Ia tersenyum manis kepadaku. Sangat manis! Kyu… Gomawo telah mengisi hari-hariku yang sangat membosankan di dunia ini. Kau adalah satu-satunya namja yang sangat kucintai di dunia ini.

Author POV

-3 tahun kemudian-

Hari ini, Kim Taeyeon bersama sahabatnya, Tiffany memulai aktivitasnya lagi sebagai mahasiswi di Kyunghee University. Taeyeon sangat terkenal di universitas ini karena wajahnya yang cantik, juga otaknya yang cemerlang. Taeyeon juga terkenal di kalangan universitas lainnya di seluruh Korea. Hampir seluruh namja di Kyunghee yang menyatakan cintanya kepada Taeyeon, Taeyeon menolaknya dengan lembut.

‘Pengumuman untuk semua namja di Kyunghee University! Siapa yang bisa mendapatkan hati Kim Taeyeon akan diberi uang sebesar $ 5.000! –Park Jungsoo-’

“Kenapa harus aku? Bukannya ada yang lebih baik daripada aku?” Taeyeon menggumam kecil di depan papan pengumuman.

“Ani. Kau itu yeoja yang terbaik di mataku. Bahkan sangat berarti untukku.” Balas seorang namja berambut pendek dan berwarna coklat yang masih memandangi papan pengumuman di depannya. Taeyeon refleks menoleh ke kanan, melihat seorang Cho Kyuhyun yang saat ini muncul di hadapannya lagi.

“Apakah itu… kau… Cho… Kyuhyun…?” Tanya Taeyeon dengan suara yang bergetar.

“Ne, Taengie. Cho Kyuhyun si namja tertampan di dunia ini. Kkk…” Balas Kyuhyun sambil terkekeh. Air mata Taeyeon keluar dan membasahi pipinya.

“Kemarilah Taengie, aku ingin memelukmu. Kau pasti sangat merindukanku kan?” Kyuhyun langsung membuka lebar kedua tangannya. Tanpa basa-basi, Taeyeon langsung memeluk erat tubuh Kyuhyun. Kyuhyun membalas pelukan dari Taeyeon.

“Jeongmal bogoshippeo, Kyu!”

“Nado Taengie… Mianhaeyo karena aku meninggalkanmu sendirian selama 3 tahun ini. Aku jadi merasa sangat bersalah kepadamu. Sekarang aku bukan seorang Black Angel lagi, tapi seorang manusia yang akan hidup selamanya denganmu.”

“Jinjja Kyu? Aku benar-benar senang sekali!” Taeyeon semakin menenggelamkan kepalanya di dada bidang Kyuhyun.

“Basah… Ya! Sudah berapa liter air mata yang kau keluarkan Taengie!? Jebal, uljima Taengie. Aku sudah berjanji padamu saat itu. Aku tidak ingin melihatmu menangis di depanku lagi.” Kyuhyun menaikkan dagu Taeyeon lalu mengusap air matanya dengan kedua jempolnya.

“Nah, begini kan lebih baik. Kau jadi terlihat sangat cantik jika tidak menangis. Melihat kau menangis, kau terlihat sangat jelek sekali!” Ucap Kyuhyun ceplas-ceplos. Taeyeon tertawa mendengar perkataannya, Kyuhyun langsung mencubit pipi Taeyeon dengan gemas.

“Ya! Appo, Kyu!” Kyuhyun melepaskan cubitan di pipi Taeyeon lalu menunjuk bibirnya sendiri. Mengisyaratkan Taeyeon agar menciumnya.

“Shireo~~~”

“Jebal Taengie…” Kyuhyun menggunakan jurusnya yang tersembunyi, melakukan sebuah Aegyo yang tidak pernah dilihat seorangpun. Akhirnya Taeyeon pasrah dengan kelakukan Kyuhyun yang sangat lucu dan imut. Ia pun mencium bibir Kyuhyun secepat kilat. Taeyeon langsung menundukkan kepalanya karena malu dan Kyuhyun mengeluarkan senyum kemenangannya.

JEPRET! JEPRET! JEPRET!(?)

“Yeah! Aku mendapat foto Taeyeon noona saat mencium bibir Kyuhyun hyung, Luhan!” Teriak Sehun di balik semak-semak.

“Kerja bagus Sehun! Kkkkk!!!” Mereka berdua terus cekikikan hingga membuat Kyuhyun kesal. Kyuhyun melepaskan pelukannya dan mengambil 2 kaleng coca cola di dekat tong sampah lalu melemparkannya ke balik semak-semak itu.

TRANGGG!!(?)

“Appo!!! Siapa yang melemparkan kaleng coca cola ini huh? Akan kubunuh ia sekarang juga!” Teriak Sehun sambil mengusap kepalanya.

“Jika aku yang melemparkannya, apa kau akan membunuhku?”

“Ani, ani… Ternyata hyung ya yang melemparkannya?”

“Ne. Cepat hapus sekarang juga foto itu Sehun!”

“Shireo! Ambil saja kameraku kalau bisa hyung!” Ejek Sehun sambil berlari dengan Luhan.

“Ya! Aku akan menangkapmu—-” Taeyeon langsung menahan lengan kiri Kyuhyun.

“Tidak usah Kyu… Bagaimana kabar 5 kawanmu?”

“Sekarang mereka menjadi manusia juga. Aku malas berlama-lama di tempat ini… Nggg… Bagaimana kalau kau membolos kuliah dan kita pergi ke taman?” Ajak Kyuhyun sambil menyelusupkan jari-jari tangan kirinya di jari-jari tangan kanan Taeyeon. Taeyeon menuruti permintaan Kyuhyun dan menyandarkan kepalanya di bahu Kyuhyun.

-END-

Gimana nih chingudeul? Aneh? Gaje? Maaf ya author baru post FFnya hari ini *Padahal dari kemaren udah selesai tapi malas ngepost* Hehe. Kalau ada saran ke author komen aja ya ^^

Advertisements

8 thoughts on “Black Angel (Part 3-END)

  1. Wah aq KyuTae shipper dan bahagia banget nemu fanfic ini.
    FF.y keren keren
    Daebbak thor
    KyuTae couple plus Sehun aq Suka banget ff.y tp aq shock coz ada yadong.y
    Oya mian baru komen dipart ini coz baru nemu ini blog.y
    Hehehe~
    Oya ini blog khusus buat fanfic KyuTae kah thor ??

    • Gomawo chingu ^^ Mian ada adegan yadongnya -_- Hm, blog ini memang khusus KyuTae, tapi kadang SeYeon (Sehun Taeyeon) ikut nimbrung juga, hehe. Jeongmal gomawo chingu udah mampir di blog ini ^^ *Hug*

  2. annyeong reader baru disini maaf baru comment di part ini,
    aku ngga nyangka ternyata ada kyutaeshipper disini /oyeee*nari-nari
    asli aku suka banget ff mu dari part 1-3 keren ceritanya tapi di part 3 aga nanggung dikit
    kenapa yeojachingunya sehun bisa meninggal?
    autor NCnya nanggung /plakyadong

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s